SEMPAT istirahat sejak Covid-19 mewabah, pariwisata Bali kembali bergeliat. Tingkat kunjungan wisatawan terus meningkat menyusul masuknya era adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Ini jadi angin segar bagi warga Bali yang mayoritas menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata.
Menurut Plt Kepala Dinas Pariwisata Daerah Badung, Tjokorda Raka Darmawan, sejak pembukaan kembali pariwisata Bali pada 31 Juli 2020, tercatat ada peningkatan signifikan kunjungan wisatawan.
Baca juga: 5 Pantai Bali yang Jarang Dijamah Turis
Pariwisata di Indonesia saat ini baru dibuka untuk wisatawan domestik, sedangkan untuk turis mancanegara belum diizinkan masuk.
"Kami menghitungnya per 1 Agustus. Jadi dari 1-31 Agustus itu kunjungan orang yg datang melalui Bandara Ngurah Rai itu berkisar antara 2.500 sampai 3.000 orang per hari," ujarnya dalam webinar bertajuk 'Kampanye Indonesia Care Vol.3', Jumat 4 September 2020.
Pertumbuhan ini, kata Tjokorda, tentu masih jauh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019, sebelum virus corona mewabah. Kala itu, kunjungan wisatawan domestik yang datang dari Bandara Ngurah Rai bisa mencapai 13-15 ribu orang per hari.
Artinya turun hingga 81 persen dari total kunjungan tahun ini. Kendati demikian, Tjokorda tetap optimis bahwa pariwisata Bali dapat segera bangkit seperti sedia kala, meski memerlukan proses yang cukup panjang.