Kekecewaan akibat insiden ini membuat wanita tersebut memutuskan untuk membagikan kisahnya di media sosial. “Tolong bantu saya berbagi kasus ini,” tulisnya.
Akibat kejadian ini banyak netizen yang menyampaikan belasungkawa kepada orang tua anak yang meninggal tersebut. Sebagian dari mereka mempertanyakan kinerja dokter tidak menguji atau menanyakan gejala penyakit lain kepada ana-anak sebelum memvaksinasi.
Selain itu beberapa netizen lain mengatakan bahwa sekolah juga harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Sekadar informasi, Kementerian Kesehatan Thailand memiliki kebijakan vaksinasi kanker serviks nasional untuk semua siswa kelas lima. Tujuannya adalah untuk memastikan kesehatan generasi mudanya.
(Helmi Ade Saputra)