Seorang ibu membagikan kisah sedih yang dialami putrinya melalui akun media sosial Facebook. Ia kehilangan putri kesayangannya setelah diberikan vaksin untuk kanker serviks.
Pada unggahan tersebut sang ibu menjelaskan bahwa anaknya yang berusia 11 tahun bersekolah dalam kondisi demam. Di sisi lain sekolah tersebut juga sedang melakukan vaksinasi massal kepada semua sisiwnya untuk memcegah kanker serviks.
Nahas seorang dokter yang bertugas memvaksin para siswi, tidak mengukur terlebih dahulu suhu tubuh bocah malang tersebut. Dokter itu tidak tahu dia demam dan mulai menyuntiknya dengan vaksin.
“Anak saya mengalami angina (nyeri dada akibat otot jantung tidak menerima cukup darah beroksigen), muntah, dan kemudian meninggal,” terang sang ibu yang tidak disebutkan namanya, melansir dari World of Buzz, Selasa (1/9/2020).
Lebih lanjut sang ibu pun mengatakan bahwa anaknya tidak memiliki penyakit yang menyebabkan kehilangan nyawa. Bahkan sang ibu yakin bahwa putrinya dalam kondisi sehat seperti biasa.
Baca Juga : Potret Artis Cantik Kenakan Busana Rancangan Oscar Lawalata