Bumbunya terdiri dari cabai merah, cabai kering, kelapa gongseng, kelapa giling, cabe rawit, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar gongseng, lengkuas, kemiri dan kas-kas. Bahan itu semuanya digiling hingga licin. Proses masaknya; mulanya daging yang sudah dicincang dimasukkan dalam beulanga, kemudian masukkan bumbu dan garam, aduk hingga merata.
Setelah diaduk, masukkan air putih secukupnya dan masak hingga setengah matang. Aduk dan biarkan bumbu meresap sempurna dalam daging. Selanjutnya masukkan potongan nagka putik atau pisang kepok dan tambahkan air asam dari meunteu, buah sejenis jeruk besar. Taburi bawang merah yang sudah dirajang, selanjutnya masukkan air putih lagi. Tunggu hingga benar-benar matang baru bisa disantap.
Kuah beulangong kini mudah ditemui di rumah-rumah makan khas Aceh di Kota Banda Aceh maupun Aceh Besar. Dalam tradisi Aceh, kuah beulangong sering menjadi menu hajatan adat atau pesta perkawinan di Aceh.
(Dewi Kurniasari)