AKTIVITAS trekking mulai digandrungi wisatawan domestik sebagai salah satu alternatif wisata di tengah pandemi Covid-19. Hal ini ditandai dari maraknya wisatawan yang berkunjung ke daerah-daerah wisata berbasis alam seperti kawasan pegunungan, air terjun, hingga canyon atau ngarai.
Bicara soal wisata alam, Bali sebetulnya memiliki banyak spot-spot trekking yang menarik untuk dieksplorasi. Bahkan, pemandangan yang disuguhkan masih terbilang asri dan alami.
Salah satu rekomendasi spot trekking yang bisa Anda jajal adalah Hidden Canyon Beji Guwang. Lokasinya terletak di pedesaan Guwang, Gianyar, Bali.
Belum lama ini, Okezone Travel berkesempatan menyambangi langsung objek wisata yang dulunya menjadi salah satu tujuan wisata favorit para wisatawan mancanegara. Lantas apa saja daya tariknya?
Baca Juga: Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini
Asal Usul Beji Guwang
Secara garis besar, Hidden Canyon Beji Guwang merupakan ngarai cantik yang menyuguhkan keindahan tersembunyi dari sungai yang berpadu dengan keasrian alam pedesaan.
Namun, mengingat rute trekking lumayan jauh, wisatawan wajib menggunakan jasa pemandu/local guide. Pada kesempatan ini, kami kebetulan ditemani oleh seorang local guide yang akrab disapa Pak Ketut Petruk.
Menurut penuturan Pak Ketut, Beji Guwang pertama kali ditemukan oleh seorang wisatawan asal Prancis, sebelum akhirnya dikelola oleh penduduk setempat.
"Waktu itu dia sedang trekking di kawasan ini. Di tengah perjalanan, dia tidak sengaja menemukan dua mata air dengan pemandangan tebing-tebing tinggi. Dia kemudian membawa teman-temannya, lalu ada yang posting di media sosial dan akhirnya mulai banyak yang cari tahu," ungkap Ketut.