"Memang terlalu sering minum kopi memang bisa mengubah warna gigi, tetapi sisi positifnya kita bisa terhindar dari peradangan gusi dan masalah mulut, selama mengkonsumsinya dengan takaran yang wajar," jelasnya.
Perdangan pada gusi bisa diredam dari kandungan kafein yang terdapat pada kopi. Kafein ini mampu meningkatkan senyawa adenosin yang berfungsi sebagai norotransmoitter yang menghambat kemampuan dalam menimbulkan rasa nyeri.
"Kafein yang terkandung dalam kopi inilah yang mampu mengaktifkan jalur adrenalin pusat dan menekan nyeri endogen, jadi sangat membantu untuk penderita radang gusi," tutur Yahya.
Baca juga: Chef Beken Indonesia Bocorkan Rahasia Membuat Bumbu Sate Enak untuk Idul Adha
Seperti dilansir dari Sindo News, dokter gigi lulusan Universitas Indonesia itu pun menambahkan, selain memberikan dampak positif, kandungan zat quinic pada kopi dapat memberikan sisi negatif untuk kesehatan gigi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, dikhawatirkan zat quinic ini dapat menimbulkan penyakit lain yakni radang gusi atau yang di sebut gingivitis.
(Dyah Ratna Meta Novia)