Seorang pemain basket berkaki satu, Luo Xiangjian dari Kunming, provinsi Yunnan, China mengingatkan semua orang di media sosial untuk tidak pernah menyerah pada impian Anda. Pebasket berusia 26 tahun itu kehilangan kaki kanannya pada usia lima tahun setelah menginjak bom yang belum meledak yang tersisa dari Perang Sino-Vietnam.
Luo, yang memenangkan kompetisi three poin nasional, menemukan kecintaannya pada olahraga selama berada sekolah menengah pertama. Sejak itu, ia telah berlatih keras dengan harapan bisa bermain di level yang lebih tinggi suatu hari nanti.
Never give up on your dream: Luo Xiangjian, a basketball fan from Kunming, SW China's Yunnan, lost his right leg at the age of 5 but never gave up on his dream. He once won a national champion on 3-point shooting and has become famous for his amazing shooting accuracy. pic.twitter.com/cVLBUQaQci
— People's Daily, China (@PDChina) July 21, 2020
Sebagaimana dilansir Next Shark, Jumat (24/7/2020), Luo menghabiskan berjam-jam di pusat kebugaran untuk mencoba memperkuat tubuhnya. Ia juga melakukan latihan sekira dua jam setiap hari untuk bermain basket.
Selain pencapaian di kompetisi three poin, Luo juga menjadi pembawa obor untuk Asian Games 2018 di Jakarta. Saat ini ia berencana untuk membuka klub bola basketnya sendiri dan membantu anak-anak di provinsi Yunnan.
Baca juga: 4 Destinasi Wisata Alam di Majalengka, Bikin Mata Segar
Sebelumnya, seorang remaja dengan satu lengan juga menjadi viral pada Juni 2020 karena keterampilan basketnya yang luar biasa.
Ketenarannya di dunia maya berhasil membuatnya bertemu dengan pemain NBA, Stephen Curry. Sang bintang menilai remaja tersebut adalah inspirasi.
(Dyah Ratna Meta Novia)