Ketika beranjak dewasa, banyak orang mudah sekali tersinggung, berteriak, marah bahkan memutuskan hubungan sosial dengan orang lain. Hal ini bisa terjadi ketika inner child dalam diri seseorang terluka.
Seseorang bisa saja terluka akibat trauma di masa kanak-kanak. Misalnya sering mendapat perlakuan negatif dari orangtua.
Nah, orang dengan inner child akan menunjukan masalah kepercayaan, keintiman, perilaku adiktif dan saling ketergantungan. Hingga ketika dewasa seringkali merasa tidak percaya diri, anti kritik, mudah tersinggung, mudah marah, cemas dan takut disakiti.
Kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi coba berkomunikasi dengan sisi kanak-kanak Anda sehingga dapat menghilangkan trauma sedikit demi sedikit. Penuhi bagian yang tidak Anda dapatkan saat kecil, misalnya bermain dan mencintai diri Anda apa adanya. Bisa juga dapat mencoba banyak meditasi dan rutin berkonsultasi pada ahli mengenai masalah Anda.
(Martin Bagya Kertiyasa)