Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menerapkan dan memantau agar protokol kesehatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat dilaksanakan dengan baik. Dengan demikian, para pelaku industri perfilman Indonesia bisa kembali produktif dan menelurkan karya-karya baru.
"Jadi sekarang yang kami lihat itu penerapannya sudah dilaksanakan baik atau belum. Saya kemarin sudah melihat simulasi hotel, restoran, tujuannya untuk memastikan dulu bahwa simulasinya berjalan dengan baik. Indikatornya masyarakat sudah mendapatkan sosialisasi dan edukasi yang jelas," jelas Wishnutama.
"Kalau simulasinya sudah baik, baru bisa dibuka kembali. Takutnya pada saat dibuka, tapi sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan belum maksimal, dikhawatirkan menimbulkan potensi terjadinya klaster baru," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)