Jamur Enoki asal Korea memicu kematian pada 4 orang dan 31 orang lainnya mesti jalani perawatan intesif. Wabah ini pun menjadi perhatian utama Kementerian Pertanian Indonesia saat ini.
Maka dari itu, Kementan mengeluarkan imbauan agar segera melakukan percepatan penghentian penyebaran jamur enoki asal Korea di pasaran. Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia terlindungi dari bahaya jamur enoki yang mengandung bakteri listeria.
Larangan itu dikeluarkan setelah Badan Ketahanan Pangan mendapat informasi dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN) yang merupakan jaringan otoritas keamanan pangan internasional di bawah FAO/WHO.
Melalui Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) nomor IN.DS.2020.09.02 tanggal 15 April 2020 terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Bulan Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia akibat mengkonsumsi jamur enoki asal Korea Selatan yang tercemar bakteri Listeria monocytogenes.
Terlepas dari itu, dalam laman Mayo Clinic diterangkan bahwa ada upaya preventif yang bisa dilakukan masyarakat agar jamur enoki bisa lebih aman dikonsumsi. Menjadi catatan, Anda mesti tahu betul bahwa jamur tersebut bukan berasal dari Korea, ya.