"Pengemudi dibekali hand sanitizer dan masker. Jika ada penumpang yang tidak membawa masker, kami akan memberikan masker untuk penumpang. Selain itu helm yang digunakan yang memiliki penutup di bagian wajah," tandas Adilla.
Adilla menambahkan, operator ojol juga memberikan partisi yang dipasang di antara pengemudi dan penumpang agar menghindari penularan COVID-19.
"Kami diberikan partisi yang dipasang di punggung pengemudi sebagai pembatas. Selain itu, motor disemprotkan disinfektan secara rutin dan pembayaran lebih banyak menggunakan uang elektronik daripada tunai," tutur Adilla.
Jadi, jika Anda pengguna layanan ojol, jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Saling menjaga untuk mencegah penularan Covid-19.
(Helmi Ade Saputra)