Sejak jadi juru bicara pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 pada Senin, 8 Juni 2020, popularitas Dokter Reisa Broto Asmoro melonjak. Namanya makin berkibar dan jadi trending topik di media sosial.
Banyak netizen yang memuji-mujinya karena kepintaran dan kecantikannya. Namun ternyata puja-puji netizen kepada Dokter Reisa mendapat kritikan tajam dari Ketua DPP PSI, Tsamara Amany.
Tsamara menilai bahwa publik cenderung fokus dengan wajah dan penampilan Reisa yang cantik dibanding informasi atau isi dari pesan penting yang disampaikan.
"dr Reisa bicara tentang pakai masker, cuci tangan, & berbagai hal yg perlu dilakukan untuk cegah Covid-19. Sebagian netizen lebih memilih fokus dengan wajah & penampilannya. Nasib perempuan di ranah publik. Substansi selalu dinomorduakan," cuit Tsamara.