Nia mengaku sering melihat update harian tentang perkembangan virus corona Covid-19. Ia pun menyayangkan keputusan pemerintah yang merencanakan new normal dalam waktu dekat, padahal tingkat pasien positif masih cenderung tinggi.
“Lebih mengarah ke khawatir sih bukan takut. Kan sekarang justru kasus terinfeksi makin banyak, sekarang kalau di buat normal lagi (new normal), sama saja mubadzir saya tiga bulan lebih di rumah saja. Terlebih kalau masuk kuliah saat kondisi masih belum stabil, akan meningkatkan risiko terinfeksi,” lanjutnya.