STUDI berskala besar menunjukkan bahwa chloroquine dan hydroxychloroquine tidak efektif untuk membantu mengobati virus corona Covid-19. Sebaliknya, penggunaan obat ini juga menimbulkan bahaya bagi pasien corona.
Pernyataan ini diterbitkan dalam makalah, yang menganalisis data dari ribuan pasien yang menggunakan obat tersebut. Terbukti para pasien yang menggunakan chloroquine, menunjukkan hasil yang tidak lebih baik, daripada orang-orang yang tidak melakukannya. Bahkan beberapa pasien cenderung meninggal atau mengalami detak jantung yang tidak teratur.
Sebagaimana dilansir The Everge, Kamis (28/5/2020), analisis ini mencakup registrasi sekira 15 ribu pasien dari berbagai benua. Semuanya diberi hydroxychloroquine, chloroquine, atau salah satu obat yang dipasangkan dengan kelas antibiotik yang disebut makrolida. Studi ini membandingkan kelompok dengan sekira 81 ribu pasien yang tidak diberi obat.