Pasien Sembuh Kembali Positif COVID-19, Peneliti Pertanyakan Efektivitas Antibodi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2020 17:30 WIB
Ilustrasi (Foto : Huffingtonpost)
Share :

Sanders dan tim peneliti di Wake Forest telah memulai penelitian yang ambisius untuk mengetahui bagaimana virus itu berkerja pada manusia, berapa lama gejala berlangsung dan bagaimana COVID-19 dapat menyebabkan kekebalan dari infeksi sekunder.

Kelompok ini telah mendaftarkan 15.000 sukarelawan, beberapa di antaranya terinfeksi COVID-19 dan yang lainnya belum. Setiap hari, para sukarelawan diminta untuk mencatat setiap gejala yang mungkin mereka alami.

Apabila seseorang melaporkan gejala apa saja, seperti demam atau batuk, peneliti akan meminta informasi lebih lanjut.

"Kami akan mengirimkan mereka alat pengumpul tes rumah untuk dikirim kembali kepada kami. Kami akan mengujinya untuk melihat apakah mereka memiliki virus dan kemudian terus melacak untuk melihat antibodi setelah itu," kata Sanders.

Tim peneliti akan mengunggah hasil temuannya ke dalam database dan melacak gejala secara real time. Idealnya, pejabat kesehatan masyarakat membandingkan informasi dengan catatan kesehatan elektronik.

Sanders mengatakan proyek ini bertujuan untuk mencari tahu apakah intensitas batuk, berkorelasi dengan meningkatnya COVID-19 yang sebenarnya ada atau hanya karena musim alergi.

Kelompok penelitian berencana untuk melakukan tes antibodi pada 10.000 sukarelawan sebanyak enam kali selama tahun depan. Sejauh ini, semua sukarelawan berasal dari sistem kesehatan di North Carolina, tetapi para peneliti bekerja untuk memperluas studi di sepanjang Pantai Timur.

"Kami memiliki lusinan pertanyaan penelitian yang belum terjawab tentang apakah antibodi melindungi Anda terhadap infeksi di masa depan, tentang apakah Anda mendapatkan komplikasi atau tidak setelah infeksi COVID. Ini juga memungkinkan kami untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan yang lebih rinci,” tutup Sanders.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya