Ahli Virologi Ini Duga Tertular COVID-19 lewat Mata saat Terbang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Jum'at 15 Mei 2020 15:30 WIB
Joseph Far. (Foto: Twitter/@curefinder)
Share :

Fair mengatakan maskapai penerbangan yang dinaikinya telah menyuruh semua penumpang untuk duduk berhimpitan seperti di dalam kaleng sarden. Secara naluri Fair memang merasa harus turun dari pesawat tersebut. Sayangnya ia tidak turun dan melanjutkan perjalanannya.

Fair yang telah menggunakan masker untuk menutup mulut dan hidungnya, mengaku tidak bepergian ke mana pun. Ia hanya berada di rumah sebelum mulai merasa sakit beberapa hari kemudian. Dari situ ia menyimpulkan bahwa penularan yang dialaminya kemungkinan besar masuk melalui mata.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), virus corona menyebar dari manusia ke manusia melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika seseorang batuk atau bersin.

“Tetesan ini dapat mendarat pada mulut dan hidung orang-orang yang berada di dekatnya dan mungkin terhirup ke dalam paru-paru. Virus ini tidak menyebar dengan mudah melalui cara lain. Tapi mungkin saja seseorang terinfeksi COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya, kemudian menyentuh bagian mulut, hidung atau mata mereka sendiri,” tulis CDC.

Fair mengatakan ada banyak masyarakat yang masih belum tahu mengenai hal tersebut. Fair awalnya hanya memiliki gejala penyakit seperti flu yang dimulai dengan kehilangan nafsu makan sehingga ia tidak segera pergi menuju ke rumah sakit untuk menghindari potensi penyebaran infeksi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya