Begitu banyak pihak yang membutuhkan pertolongan di saat krisis pandemi COVID-19. Banyak cara untuk memberikan pertolongan, salah satunya dengan menggalang donasi.
Menggalang donasi untuk para tenaga medis, vlogger Youtuber di London, Inggris, Jack Peagam memilih cara unik. Cara unik ala Jack yakni dengan menantang dirinya sendiri untuk bertepuk tangan selama 24 jam non-stop. Dia beri nama aksinya “Clap for our Carers” dengan target total donasi sebanyak 5000 Pound Sterling atau sekira Rp94,4juta.
Ide memberikan donasi kepada para tenaga medis setempat, diperoleh Jack berdasarkan pengalaman pribadinya. Jack mengaku memilih untuk memberikan donasi kepada para tenaga medis. Karena para tenaga medis lah yang menyelamatkan hidupnya ketika lahir 25 tahun lalu dalam keadaan prematur, di usia kehamilan sang ibu 32 minggu.
“Saya selalu diingatkan oleh ibu saya, bahwa tanpa dedikasi dan bantuan dari para tenaga medis saya tidak akan bisa ada di sini. Lahir dengan keadaan prematur 32 minggu sebagai anak kembar dengan berbagai komplikasi bayi kembar. Tenaga medis The Neonatal Unit di Rumah Sakit St George menyelamatkan hidupku. Ini cara kecil saya merasa sangat penting untuk membalas jasa mereka,” ujar Jack.
Jack memulai tantangannya bertepuk tangan pada pukul 8 malam waktu London, di pintu masuk rumahnya lalu lanjut bertepuk tangan sambil menonton serial di televisi untuk membantu melalui menghabiskan waktu, sampai akhirnya berakhir pada pukul 8 malam keesokan harinya.
I've decided I want to raise funds for the NHS as they are doing such incredible work during this tough time.
So on Thursday 23rd April, 8pm I will be clapping for 24 hours.
Check out the campaign and donate: https://t.co/OvhELsiuM1#ClapForOurCarers #ClapforNHS #24HourClap pic.twitter.com/MDAJW40ffg— Jack Peagam (@Jackpeagam) April 17, 2020
Bertepuk tangan selama 24 jam non-stop, Jack tidak menampil pasti tangannya merasakan sakit. Tapi menurutnya, aksi tepuk tangan selama 24 jam tersebut tidak seberapa dibandingkan kerja keras dan pengorbanan yang dilakukan para tenaga medis setiap harinya di saat pandemi COVID-19 saat ini.
“Jika para tenaga medis bekerja selama 24 jam untuk menolong menyelamatkan kita semua, maka bertepuk tangan untuk menggalang donasi ini tampak hanya sebagai aksi kecil untuk semua yang dilakukan dan dilihat selama 24 jam oleh para tenaga medis,” tambahnya.
Uang sumbangan dari para donatur melalui aksi “Clap for our Carers” ini, akan didonaskan ke yayasan NHS Charities Together, yang bergerak mendukung para petugas medis dan sukarelawan yang merawat pasien COVID-19.
Sekitar lima hari lalu, Sabtu 21 April 2020 Jack disebutkan telah berhasil mengumpulkan sumbangan sebanyak 3640 Pound Sterling dari aksi tantangan bertepuk tangan non-stop selama 24 jam tersebut.
(Helmi Ade Saputra)