Sementara itu, Pemerintah Amerika pun sampai sekarang belum mencantumkan masalah kulit sebagai gejala COVID-19 walau sebetulnya sudah semakin banyak fakta menjelaskan hal ini. Meski begitu, American Academy of Dermatology telah membuka registrasi nasional untuk melacak masalah kulit potensial yang dikaitkan sebagai bagian dari gejala COVID-19.
Berbeda dengan Amerika, Pemerintah Spanyol sudah menambahkan masalah lesi pada kaki sebagai gejala baru COVID-19. Keputusan ini diambil setelah Pemerintah Spanyol mendengarkan laporan ilmiah para ahli penyakit kaki.