JEPANG yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara maju dan pelopor beragam teknologi canggih, justru mendapat kritikan tajam dalam hal penanganan pandemi virus corona atau COVID-19. Contoh kasusnya dua pasien yang mengalami gejala corona COVID-19 ditolak rumah sakit dan klinik.
Ya, isu tersebut sebetulnya mencuat saat seorang pria mengaku ditolak oleh sekira 80 rumah sakit di Kota Tokyo. Sebelumnya, pria itu dilaporkan mengalami gejala corona COVID-19, seperti demam tinggi dan kesulitan bernapas. Hingga dirinya harus diantar oleh ambulans.
Namun, alih-alih mendapat perawatan medis yang cepat, pria itu justru harus menghabiskan waktu berjam-jam, demi mencari rumah sakit yang mau menampungnya.