Selain COVID-19, Di Rumah Saja Juga Lindungi Diri dari DBD

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 07 April 2020 17:25 WIB
Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)
Share :

Di tengah pandemi COVID-19 saat ini, kita tidak boleh mengabaikan hingga lupa ancaman penyakit lainnya yang juga mematikan, demam berdarah.

Dari data per 29 Maret 2020, tercata kasus demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tinggi. Hingga kini tercatat warga terserang DBD mencapai 4.357 orang, dari jumlah ini 48 orang di antaranya meninggal dunia.

Tak bisa dianggap remeh, inilah kenapa kita tak boleh melupakan bahwa DBD juga tengah mengintai masyarakat Indonesia. Juru Bicara Penanganan COVID-19, dr. Achmad Yurianto mengingatkan, sejak awal bulan April Indonesia memasuki pancaroba yang biasanya banyak kasus DBD.

“Perlu saya ingatkan pada pancaroba bulan April-Mei, tingkat kasus DBD meningkat. Jangan sampai ini memperburuk pandemi COVID-19, lakukan pembersihan sarang nyamuk, waktu kita (sekarang) banyak di rumah,” ujar Yuri belum lama ini.

Bahkan Yuri menegaskan, aturan pemerintah untuk tetap berada di rumah masing-masing, melakukan isolasi mandiri dengan bekerja, belajar, dan beribadah di rumah bukan hanya sebagai upaya untuk melindungi diri dan keluarga dari paparan virus corona.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya