Curhat Karyawan Pabrik Tak Bisa WFH saat Pandemi COVID-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 01 April 2020 10:50 WIB
Ilustrasi (Foto : Healthline)
Share :

Pemerintah pusat sudah menyarankan agar pekerja lakukan 'work from home' (WFH) atau bekerja dari rumah. Hal tersebut dilakukan agar meminimalisir penyebaran COVID-19. Tapi, kesempatan itu tak semua merasakan, seperti cerita Rio (nama samaran) ini.

Ya, Rio merupakan karyawan di salah satu pabrik di Bekasi, Jawa Barat. Ia mengaku masih tetap pergi ke pabrik di tengah pandemi COVID-19 ini. "Bawaannya gelisah terus di jalan, tapi mau bagaimana lagi," keluh Rio pada Okezone melalui pesan singkat, Rabu (1/4/2020).

Rio pun coba menjelaskan, sebelum akhirnya keluar rumah untuk pergi kerja, ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Misalnya saja memastikan hand sanitizer ada di saku celana, pakai masker, bawa baju ganti, dan tisu basah. "Semua barang-barang itu wajib ada banget sekarang," terang Rio.

Nah, apa yang kemudian Rio perhatikan saat menggunakan kendaraan umum?

Kekhawatiran itu besar sekali. Sebab, baginya 'everybody brings viruses', jadi dia memilih untuk memilih tempat duduk yang jauh dari orang-orang. Kalau akhirnya ada yang mendekat, dia bakal mengalah dan cari tempat lain.

Kemudian, apa yang terjadi di dalam tempat kerja? Menurut Rio, melakukan absensi 'finger print' itu sangat menakutkan. "Aku takut buat finger print, tapi harus. Jadi, kalau sudah absen, aku langsung cuci tangan pakai sabun. Setelah kering, pakai hand sanitizer lagi saking takutnya," tambah Rio.

Lalu, sekarang semua orang di tempat kerja pakai masker, komunikasi antar karyawan pun terbatas sekali. "Ngobrol kalau perlu saja," terangnya. Bahkan, Rio mengaku jadi orang yang antisosial karena pandemi COVID-19 ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya