Dokter Roshen mengatakan penggunaan thermal gun diambil sebagai satu langkah preventif untuk mencegah penularan virus corona. Setidaknya kalau seseorang belum terinfeksi virus corona, mereka tidak akan menunjukkan suhu tubuh yang tinggi, melewati batas manusia normal lainnya.
“Apabila seseorang pernah melakukan kontak dengan orang terinfeksi atau berada di lokasi di mana ada seseorang yang terinfeksi sebaiknya melakukan karantina diri sendiri selama 14 hari. Dicek suhunya dua kali sehari dan kalau suhunya naik, harus mencari layanan kesehatan,” tuntasnya.
(Dewi Kurniasari)