RUMAH Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menjadi salah satu tempat rujukan pasien positif virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Jangan hanya sekadar ingin tahu kondisi terkini pasien positif COVID-19, namun juga sejarah rumah sakit tersebut patut diketahui.
Ada cerita panjang di balik lahirnya RSPI Sulianti Saroso Jakarta. Rumah sakit itu memang baru berdiri pada 1995. Namun jejaknya membentang ratusan tahun khususnya di Pulau Onrust, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Di pengujung abad ke-19, pemerintah Hindia Belanda menggunakan Pulau Onrust sebagai tempat karantina penyakit menular. Ada barak-barak besar sebagai Sanatorium TBC dan karantina pengidap penyakit menular lainnya bagi warga Kota Batavia dan sekitarnya.
Beberapa pasien yang meninggal dan tak diurus keluarganya dimakamkan di sana. Nisan-nisan tua dan berlumut, tanpa nama, yang berjajar di Pulau Onrust, Kepulauan Seribu, menjadi saksi tentang risiko infeksi kuman penyakit.
Awalnya, Pulau Onrust tumbuh menjadi serambi depan Kota Batavia pada abad ke-18. Ada Benteng Bastion yang dilengkapi meriam-meriam besar, dok terapung bagi kapal lintas samudra, gudang, barak prajurit, dan kantor-kantor, masih ada lahan untuk klinik kesehatan.
Para pelaut yang mengidap penyakit menular dikarantina dan dirawat sebelum diizinkan masuk Kota Batavia. Pada era puncaknya, di akhir abad ke-18, Pulau Onrust yang berjarak 15 km dari Pelabuhan Sunda Kelapa itu, pernah dihuni 1.200 pendatang ditambah 300 pekerja pribumi.
Ada serdadu, pekerja galangan, pengurus gudang, petugas pajak, dan ada pula dokter serta perawat. Semua tumplak di tanah seluas 7,5 hektare itu. Air bersih dipasok dari Batavia.
Memasuki abad ke-19, peran Pulau Onrust sebagai serambi Batavia mulai surut. Pemerintah kolonial mencoba membangunnya kembali pada pertengahan abad ke-19. Namun, pamornya tak pernah pulih.
Apalagi, gelombang tsunami yang dipicu letusan Gunung Krakatau 1883 merusak segalanya. Kegiatan bisnis di pulau cantik itu pun ditinggalkan. Semua dialihkan ke pelabuhan baru Tanjung Priok.