Terkait ini, Menkes Terawan yang ditemui di Maumere mengatakan, sarapan bukanlah hal yang terlalu penting dipikirkan. Namun bagaimana untuk terapi penanganan yang tepat.
"Dengan pendekatan preventif promotif, jumlah kasus bisa menurun sehingga sarana memadai dan pasien bisa diselamatkan dengan bantuan obat dan tenaga medis," ujarnya.
Setiap tahun, menurut data Kementerian Kesehatan, kejadian penyakit DBD di Indonesia cenderung meningkat pada pertengahan musim penghujan atau sekitar Januari.
Kemenkes secara resmi bersurat ke Kementerian Dalam Negeri agar mereka mengingatkan kepala daerah untuk aktif memimpin program pembasmian sarang nyamuk.
(Dewi Kurniasari)