Sayang lima hari demam, Stefani tak kunjung membaik. Saat konsultasi dengan dokter, bocah pasien DBD itu diberikan obat lambung.
"Waktu badannya panas lagi, dokter beri dia obat lambung karena setiap hari dia memang makan mi. Hari kelima dia pingsan, kondisi fisiknya jatuh," tuturnya.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun mengunjungi Sikka untuk memastikan kondisi penyebaran DBD. Untuk mengurangi rantai penularan, Menkes Terawan bahkan telah mengirim 10 dokter dari Jakarta.
Sayangnya lagi, seiring jumlah kasus DBD yang tinggi di NTT, persoalan ketersediaan ruang untuk pasien baru muncul, selain jumlah dokter yang tidak sebanding dengan penderita.