Mahesa menambahkan, terkait kasus COVID-19, dia juga meminta kepada petugas medis maupun individu untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang sifatnya personal. Karenanya, pernyataan-pernyataan seperti inilah yang dapat memicu penyebaran hoax di tengah masyarakat.
"Jangan menelah mentah-mentah pernyataan yang bersifat personal. Contohnya sudah ada, kasus kolam renang itu kan statement personal, tidak mewakili institusi," tandasnya.
(Helmi Ade Saputra)