Bahkan, Toner melakukan simulasi hipotesis mengenai kasus ini. Dalam keterangannya, setelah enam bulan dari virus korona ini menyebar pertama kali, akan ada korban di seluruh dunia. Dalam 18 bulan, 65 juta jiwa akan mati karena virus korona Wuhan.
Dalam simulasi, Toner membayangkan virus fiksi yang dia sebut dengan CAPS. Ia melihat apa yang akan terjadi jika pandemi berasal dari peternakan babi Brasil.
Virus yang dianalisis Toner ternyata akan kebal pada vaksin modern apapun. Virus tersebut pun diketahui lebih mematikan daripada SARS, namun mudah untuk menghancurkan virus tersebut, layaknya membunuh virus flu.