No-Takeout
Jika dilakukan terlalu sering, disebutkan hal ini dapat membuat makan hanya sekedar untuk mengisi perut agar kenyang. Di lain sisi, sadar atau tidak juga membuat diri jadi boros karena bukan hanya mengeluarkan uang untuk harga makanan, tapi juga pajak, tip, dan ongkos pengiriman.
Menerapkan no-takeout ini, strategi pertama menghapus aplikasi pengiriman makanan yang ada di ponsel. Kemudian, mengusahakan ada stok bahan-bahan makanan di kulkas yang bisa dimasak sendiri dengan berbelanja bahan-bahan makanan sekali seminggu.
Langkah selanjutnya baru membuat mapping menu apa saja yang akan dimasak, setidaknya dalam satu pekan.
(Martin Bagya Kertiyasa)