Cerita Dokter Putri saat Mengatasi Penyakit yang Dialami Korban Banjir Jakarta

Dewi Kania, Jurnalis
Senin 06 Januari 2020 21:45 WIB
Korban banjir Jakarta (Foto: Ist)
Share :

BANJIR Jakarta 2020 menimbulkan banyak kerugian materiil maupun nonmateriil. Banyak korban banjir yang membutuhkan pertolongan, terutama dalam penanganan medis untuk mengatasi penyakit.

Setelah diterjang banjir, banyak penyakit pasca-banjir yang bisa muncul. Korban banjir Jakarta membutuhkan pertolongan segera untuk mengatasi penyakit.

Banyak tenaga kesehatan memberikan edukasi serta mengatasi penyakit yang dialami korban banjir. Salah satunya dr Putri Liana Warman dari Posko Kesehatan MRCCC Siloam untuk wilayah terdampak banjir Daan Mogot, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Dokter Putri menjelaskan, korban banjir yang datang ke posko kesehatan hampir memiliki keluhan penyakit yang sama. Keluhannya antara lain penyakit gatal, luka akibat terkena tusukan paku, hingga radang tenggorokan.

 

"Warga yang datang ke posko kami umumnya mengeluh sakit gatal pada kulit, radang dan beberapa anak terluka akibat terkena pecahan kaca maupun menginjak paku," ucap Dokter Putri kepada Okezone lewat pesan singkat, Senin (6/1/2020).

Beruntung dengan adanya posko kesehatan dengan tenaga medis yang siaga, banyak korban banjir Jakarta yang jatuh sakit bisa ditangani dengan cepat. Kalau tidak bisa ditangani di posko kesehatan, pasien pun segera dirujuk ke rumah sakit.

Menurut pengalaman Dokter Putri, di posko kesehatan tempatnya bertugas ada dua pasien yang dirujuk ke rumah sakit daerah. Mereka mengalami trauma dan bengkak berat di kaki.

"Semua dapat kami tangani dengan baik. Ada dua pasien yang harus kami rujuk ke rumah sakit daerah akibat trauma dan bengkak akut pada kaki," tutur Dokter Putri.

 

Posko pelayanan kesehatan yang belokasi di areal apartemen Daan Mogot City ini tersedia dua dokter, dua apoteker tiga perawat dan satu mobil ambulans. Semua tenaga medis tersebut siap menolong korban banjir yang kondisinya darurat.

Dokter Putri menuturkan, selama posko kesehatan buka, lebih dari 103 warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Mereka merasa tertolong saat kondisi darurat.

 

Pipit (47) korban banjir dari kampung Duri Semanan, Daan Mogot, Jakarta Barat merasa terbantu dengan adanya posko layanan tersebut. Kala itu, dia membutuhkan bantuan tenaga medis dan obat-obatan untuk keluarganya.

"Keluarga saya mengalami keluhan saluran pernapasan dan nyeri pada kulit. Poskonya dekat dengan lokasi rumah yang terkena banjir, jadi saya merasa terbantu karena peralatan medis dan obat yang disediakan lengkap," pungkas Pipit.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya