Jangan Panik, Ini 7 Langkah Mudah Evakuasi Akibat Rumah Kebanjiran

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 01 Januari 2020 11:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

AWAL tahun 2020 Jakarta dan Bekasi diterjang banjir cukup parah. Di beberapa lokasi, banjir setinggi atap rumah. Kondisi ini menjadi hal yang menyedihkan bagi banyak orang.

Banjir awal tahun yang yang meresahkan masyarakat ini, membuat pemerintah untuk terus berupaya mengentaskan masalah yang selalu ada tersebut. Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri memberi pernyataan bahwa hujan deras akan terus terjadi empat hari ke depan.

Di sisi lain, ketika banjir datang, maka ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Masyarakat tentu akan khawatir dengan berbagai hal. Seperti perabotan yang terendam, bagaimana membersihkan rumah pasca banjir, hingga upaya meminimalisir risiko kecalakaan saat banjir.

Nah, Okezone coba merangkum beberapa hal yang harus diperhatikan saat menangani banjir. Hingga bagaimana cara membersihkan rumah pasca-banjir. Berikut penjelasannya, ditulis Rabu (1/1/2020).

1. Matikan semua listrik

Ketika banjir menerjang, pastikan tidak ada aliran listrik yang masih aktif. Adanya listrik yang masih berfungsi, sangat berisiko menghantar aliran listrik lewat air. Pastinya bisa menyebabkan korban jiwa. Selain itu, listrik yang masih aktif juga akan merusak perabotan.

2. Evakuasi barang-barang berharga

Jika memungkinkan, usahakan untuk mengevakuasi beberapa barang yang dianggap berharga. Misalnya dokumen penting agar tidak rusak karena banjir atau hilang. Jika Anda pergi mengungsi, tidak ada salahnya untuk membawa serta dokumen tersebut. Karena dikhawatirkan banjir semakin tinggi, karena curah hujan yang masih tinggi juga.

3. Konsumsi vitamin dan tetap menjaga kebersihan tubuh

Saat kebanjiran, secara tidak langsung Anda akan bersentuhan dengan air, entah dari mana asalnya. Air tersebut kotor dan membawa ribuan bakteri, kuman attau virus. Tidak ada salahnya Anda mengantisipasi hal tersebut dengan menggunakan boots. Kalau memang sudah tenggelam, usahakan segera mandi bersih supaya tidak menyebabkan penyakit.

Agar kondisi tubuh tetap fit, tidak ada salahnya juga Anda mengonsumsi vitamin. Jangan sampai karena banjir, tubuh Anda menjadi sakit dan ini malah menambah beban masalah.

4. Bersihkan rumah dengan air bersih dan desinfektan

Jika banjir sudah surut, maka bersihkan rumah dengan air bersih yang bisa ditambahkan desinfektan ke dalamnya. Jika Anda kesulitan mendapatkan air bersih, maka upayakan untuk setidaknya mengeringkan terlebih dulu barang-barang yang terkena banjir.

Kalau air bersih bukan masalah, maka upayakan semua area rumah mendapat penanganan yang sama, Jangan ragu untuk memberi penanganan khusus pada barang-barang yang menyerap air banjir. Sebab, jika itu dibiarkan akan menjadi sarang penyakit.

5. Perhatikan barang lembap

Ini penting karena pasti beberapa barang seperti baju, kain, atau perabotan rumah yang lembap akan menjadi kotor karena air banjir. Kalau sudah begini, cuci barang-barang tersebut dengan air panas dan jemur sampai benar-benar kering.

Pada kasus karpet, selain Anda mencucinya seperti biasa, gunakan juga desinfektan sebagai penyempurna pembersihan barang lembap tersebut. Begitu juga dengan kasur, yang sekiranya masih dapat dipergunakan.

6. Perbaiki barang elektronik

Banjir biasanya akan membuat barang elektronik rusak atau setidaknya tidak berjalan seperti seharusnya. Kalau memang mengalami hal ini, Anda mesti sesegera mungkin perbaiki perabotan elektronik agar barang tidak semakin rusak.

7. Jangan abaikan dinding

Anda mungkin mengira lantai dan area lain sudah bersih, tapi kadang lupa dengan dinding. Ya, karena banjir biasanya dinding akan berlumpur dan meninggalkan garis air. Kalau memang kondisi ini terjadi, bersihkan lumpur tersebut dengan air bersih dan desinfektan.

Namun, kalau kondisinya parah sampai ada beberapa dinding yang catnya rusak, tidak ada salahnya untuk mengecat ulang dinding. Cara ini juga sebagai upaya membersihkan rumah secara total dari musibah banjir, yang sebelumnya Anda alami.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya