Perjalanan di akhir pekan bersama kedua orangtua ternyata tidak selalu jadi pengalaman yang menyenangkan. Setidaknya bagi seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun asal Singapura satu ini.
Ia mengalami apa yang biasa kita tonton di film terkenal, ‘Home Alone’, yakni tidak sengaja ditinggal sendirian oleh kedua orangtuanya.
Sebagaimana dilansir Asiaone, Rabu (18/12/2019), sang bocah diberitakan tidak sengaja ditinggal sendirian oleh kedua orangtuanya di rest area atau tempat peristirahatan di tol, North-South, Malaysia pada Sabtu 14 Desember 2019 lalu setelah kedua orangtua melipir sejenak di rest area tersebut.
Kejadian ini berawal setelah kedua orangtua bocah laki-laki ini beristirahat sejenak di rest area, lalu kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan. Saat sudah di perjalanan, barulah kedua orangtua sadar bahwa anak mereka tidak ada di mobil.
Sementara itu, sang bocah sendiri disebutkan kebingungan saat mendapati ia seorang diri di rest area tersebut hingga menangis mencari-cari sang ibu. Di saat sedang menangis, akhirnya ada seorang petugas Petronas yang kala itu sedang membersihkan toilet bernama Zammal, menemukan anak ini sedang ribut menangis.
Sembari mengamankan bocah hilang ini, Zammal berhasil menenangkan sang bocah dengan memberi es krim dan Milo. Zammal mengatakan, saat menemukan anak laki-laki itu ia telah membuat laporan ke polisi. Namun memutuskan untuk membawa sang bocah, untuk tetap bersama dirinya untuk berjaga-jaga orangtua anak tersebut mencari anaknya dengan kembali ke rest area.
Tapi, kala itu Zammal dan para petugas keamanan setempat tidak bisa mendapatkan keterangan tambahan tentang bocah hilang itu kecuali nama dan usia. Akhirnya, para petugas memutuskan untuk meminta pertolongan melalui media sosial.
Tak lama, foto sang bocah laki-laki yang terpisah dari orangtua ini beredar di linimasa Facebook dengan catatan meminta pertolongan untuk menemukan lokasi kedua orangtuanya.
Sementara itu, kedua orangtua anak ini diketahui baru sadar bahwa anak mereka hilang setelah dua jam meninggalkan rest area. Setelah sadar, keduanya langsung menghubungi petugas kepolisian.
Akhirnya, saat malam hari bocah hilang tersebut berhasil berkumpul kembali bersama kedua orangtuanya di pos polisi. Polisi sendiri tidak mengetahui dengan jelas apakah keluarga itu kembali ke Singapura atau tetap melanjutkan perjalanannya di Malaysia.
(Utami Evi Riyani)