SEPAK terjang Tri Rismaharini, atau biasa disapa Risma sebagai Wali Kota Surabaya memang tidak perlu dipertanyakan. Di tangannya, Surabaya pun menjadi kota yang sangat indah.
Salah satu kesuksesan Wali Kota yang terkenal tegas ini ialah usahanya untuk memberdayakan kaum perempuan serta pemenuhan hak anak di Surabaya dengan berbagai program.
Kiprah Risma tersebut menarik perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang baru saja menjabat, Bintang Puspayoga. Dalam kunjungan kerja ke Surabaya, Menteri Bintang pun menemui langsung Risma.
Dalam pertemuannya dengan Wali Kota Surabaya, Bintang menyebutkan begitu mengapresiasi upaya untuk menyejahterakan dan memberi perlindungan pada anak-anak, kaum perempuan, hingga lansia yang ada di Surabaya. Program-program pemberdayaan kaum perempuan, hingga pemenuhan hak anak-anak yang dilakoni Risma, dinilai Bintang sangat menginspirasi.
"Selama kami berkunjung di Surabaya, kami mendapat banyak inspirasi. Banyak hal yang telah dilakukan oleh Bu Risma dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memenuhi hak dan perlindungan khusus anak, serta memberdayakan perempuan di bidang kewirausahaan," tutur Menteri Bintang kala ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah bagaimana upaya Risma merangkul anak-anak yang putus sekolah dan anak-anak telantar. Selain itu, konsep hulu hingga hilir pada Pondok Sosial Kampung Anak Negeri (KANRI) juga diapresiasi. Pasalnya, pondok tersebut merupakan bagian dari Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Dinas Sosial Kota Surabaya.
"Kami juga ingin mengintegrasikan program Kemen PPPA yakni Industri Rumahan (IR) dengan Program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang muda. IR telah diinisiasi sejak 2016 dan telah menghasilkan 3764 model IR," jelas dia.