Bila luk thep lebih banyak ditemukan di Thailand. Lain halnya dengan orang Indonesia. Di sini arwah-arwah bayi aborsi gentayangan justru digunakan oleh para dukun untuk pesugihan.
Furi berani mengatakan hal tersebut setelah melakukan observasi pada tahun 2016 hingga 2017 awal. Biasanya dukun-dukun di daerah Jawa Timur memakai arwah bayi aborsi yang telah berusia 7 bulan.
"Istilahnya di sana itu bayi-bayi bajang. Bayi itu diaborsi di usia kandungan 7 bulan. Menurut mereka, arwah bayi gentayangan itu memiliki kekuatan magis yang bisa mendatangkan kekayaan pesugihan. Mereka menangkapnya melalui dimenai arwah dengan melakukan ritual khusus seperti membakar kemenyan dan dibantu media jin," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)