"Andai ibu-ibu itu sadar sedang bicara dengan siapa, pasti gak akan ngegas. Mereka berdua kan karyawan staff yang ikut aturan tokonya saja, gak boleh kritis, namanya juga pekerja teknis. Kerja baik, ambil ilmu, pulang bawa duit. Udah. Duh, buibuk mara-mara malah salah sasaran malahan," tulis akun mi*oren**elur.
Ada juga netizen yang memuji keberanian para emak-emak dalam menjaga kesatuan bangsa Indonesia.
"Ini saya suka.. the power of emak-emak dalam artisn yang positif. Tuhan, semoga semakin banyak orang-orang baik yang bersuara, dan terima kasih kau sudah bukakan hari mereka untuk mempunyai keberanian membela apa yang menjadi ideologi negara indonesia tercinta ini," tulis akun **ak*ink*awa.
"Tolong kasih emak-emak ini piala atau penghargaan," tulis akun ind*a*a29_.
"Ibu-ibu ini hebat. Mereka pejuang ketidakadilan," tulis akun pa*arib**fran*y.
"Ini beda kelasnya sama emak-emak pepes yang nyebar fitnah n hoax kemarin," tulis akun brand**997*325.
(Utami Evi Riyani)