Waspada, Orang Bertubuh Tinggi Lebih Berisiko Terkena Gangguan Irama Jantung!

Nur Fadila Wahyuni, Jurnalis
Rabu 20 November 2019 05:30 WIB
Orang bertubuh tinggi lebih berisiko terkena gangguan irama jantung (Foto : Mirror)
Share :

Anda merasa memiliki tubuh yang tinggi? Jika iya, maka harus mewaspadai risiko gangguan irama jantung.

Atrial Fibrilasi (AFib) atau gangguan irama jantung yang ditandai dengan denyut jantung tidak beraturan dan cepat. Penderita akan merasakan gejala lemas, jantung berdebar, dan sesak napas.

Menurut temuan yang dipresentasikan di Sesi Ilmiah 2019 American Heart Association di Philadelphia, ada hubungan kuat antara varian genetik yang terkait dengan tinggi badan dan risiko seseorang untuk mengalami gangguan irama jantung.

Dalam penelitian tersebut menemukan. orang bertubuh tinggi mempunyai risiko yang lebih lebih besar terkena gangguan irama jantung. Setiap kenaikan satu inci tingginya berarti sekitar tiga persen peningkatan risiko gangguan irama jantung.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkenanya gangguan irama jantung. Faktor risiko tersebut di antaranya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya