Bila nantinya program petani muda booming di kalangan generasi muda Indonesia, Nona pun berharap agar pemerintah segera melakukan tindakan untuk menyelamatkan lahan-lahan yang tersisa. Paling tidak, saat ini para petani masih bisa mengakalinya dengan menerapkan konsep hidroponik dan urban farming.
"Bisa urban farming. Tembok-tembok rumah bisa dilapisi karpet lalu diisi dengan pot tanaman. Kita harus mengakali untuk menghadirkan kehijauan," ungkap Nona.
"Yang harus dilihat pula adalah pilihan tanamannya. Tanaman berakar pendek bisa ditanam di pot. Contoh lain misalnya labu. Labu kan hanya tinggal dijalarin dan tumbuhin ini hanya membutuhkan air yang sedikit. Anggur pun sama. Intinya be smart. Saya yakin anak-anak muda punya ide yang besar," tukasnya.
(Utami Evi Riyani)