“Pasien memiliki riwayat asma. Dia dirawat karena pengobatan asma dan membutuhkan bantuan pernapasan. Saat berada di ICU, pasien ditemukan mengalami cedera paru-paru serius dan kondisi lain seperti rhabdomyolysis dan gagal ginjal,” ujarnya, seperti dikutip The Star.
Setelah diselidiki lebih lanjut, sang pasien telah memakai vape selama dua pekan sebelum akhirnya jatuh sakit. Dokter Ismuni menyebutkan bahwa mereka akan melakukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kondisi remaja tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi bahwa vape telah menyebabkan remaja itu menderita seperti penyakit yang dialaminya sekarang. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak berspekulasi tentang masalah ini.
(Muhammad Saifullah )