Sang ibu, sambil terisak tangis, melantunkan doa terindahnya untuk Idham Azis. Begini doanya;
"Kamu jadi pemimpin di mana pun kamu berada. Ibu nggak bisa kasih apa-apa, cuma bisa berdoa saja. Insyaallah, di sisa hidupnya ibu, semua sukses, sukses. amin amin ya robbal alamin. Sehat, ya, nak," katanya.
Ucapan itu terdengar penuh lirik. Idham Azis pun hanya bisa memeluk erat sang ibu yang tengah menangis. Terlihat juga di sana sang istri yang juga meminta restu pada orangtuanya tersebut.