LABUAN BAJO – Labuan Bajo merupakan ikon pariwisata Indonesia yang sudah mendunia. Ibukota Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini memiliki bentang alam nan indah dan panorama bawah laut yang mempesona. Untuk semakin “menduniakan” Labuan Bajo, digelarlah Famtrip untuk media dan influencer dari tiga negara.
Para peserta famtrip sebanyak 12 orang yang berasal dari Malaysia dan juga beberapa negara lainnya melakukan aktivitas snorkling di Pink Beach, Rabu 9 Oktober 2019. Pujian pun mengalir. Apalagi mereka baru pertama kali mengunjungi Labuan Bajo.
“Destinasi ini sangat bagus. Belum banyak masyarakat Malaysia yang tahu keindahan Labuan Bajo. Bisa bersnorkling di sini tentu luar biasa. Ini kali pertama saya datang ke Labuan Bajo. Dari beberapa spot snorkling di Malaysia, di sini yang paling bagus. View bawah airnya sangat bagus,” ungkap Jurnalis OhBulan Malaysia Wan Mohamad Shaharudin, Rabu 9 Oktober 2019.
Pink Beach memberi experience luar biasa. Kedalaman perairan ini beragam 3 meter hingga 15 meter. Ada juga palung dengan kedalaman 20 meter. Sebelum turun ke laut, peserta famtrip diberikan teori dasar snorkling.
“Diversitas perairan Labuan Bajo sangat tinggi. Snorkling jadi aktivitas umum para wisatawan di sini. Sebab, spotnya sangat luar biasa. Untuk Pink Beach, coralnya kombinasi hard dan soft. Ikannya juga cukup beragam karena tidak terlalu dalam. Tapi, Pink Beach memiliki palung dengan kedalaman hingga 30 meter. Para diver pasti ke sana karena sangat menarik,” kata Dive Master Sea Safari Ronny Wijaya.
Pulau Komodo sendiri memiliki 3 diving station untuk menikmati Manta. Ada Manta Alley, Karang Makassar, dan Pulau Mauan. Perairan Bajo juga memiliki beragam ikan giant trevally dan napoleon. Kadang-kadang melintas hiu paus. Yang jelas, kawasan tersebut menjadi jalur migrasi Pari Hidung Sapi atau cognos rai. Untuk biota kecilnya, seperti nudibranch (siput laut).