Smentara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kemenpar Rizki Handayani menyatakan, Gorontalo Karnaval Karawo 2019 bakal diisi dngan beragam kegiatan. Antara lain pelatihan desain motif Karawo, penampilan desain pakaian Karawo, lomba mengiris, mengikat, dan menyulam Karawo, pameran kuliner khas Gorontalo, Forum Pariwisata Sulawesi, serta Gorontalo Karnaval Karawo.
“Melalui acara ini, masyarakat dan wisatawan bisa mengenal lebih jauh kekayaan budaya Gorontalo, khususnya mengenai kain Karawo. Dengan kemasan acara yang menarik, saya yakin pengunjung akan terus mengalir sepanjang kegiatan berlangsung,” imbuhnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi gelaran GKK 2019 sebagai upaya pelestarian kain Karawo. Menurutnya, sudah semestinya pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Gorontalo menjunjung tinggi warisan leluhur. Terlebih, kain tersebut memiliki corak atau motif yang kuat, sehingga diminati banyak wisatawan.
“Kreativitas kain-kain tradisi budaya nusantara bisa terus dipamerkan, dikomersilkan dan dipromosikan untuk memperkuat destinasi wisata. Termasuk kain Karawo Gorontalo yang sudah diperkenalkan di beberapa event internasional,” tandasnya. (ADV)
(Fahmi Firdaus )