Jadi, dengan mempertahankan tanaman hutan yang ada, itu juga artinya menjaga ekosistem orangutan yang memang harus dijaga. Terlebih, ancaman kebarakan hutan yang sekarang ini banyak ditemukan di Kalimantan. Memperbanyak tanaman akan menjaga kehidupan orangutan.
Sementara itu, selain dana dari pariwisata, pihak pengelola orangutan Orangutan Foundation International (OFI) juga kerap mendapat suntikan dana dari pihak swasta. Hal ini juga tentu dengan upaya menjaga keberlangsungan hidup orangutan.
Dikatakan Presiden OFI Dr. Birute Galdikas, adanya donasi disambut baik pihaknya. Bagaimana pun, OFI bekerja dengan masyarakat sekitar Taman Nasional Tanjung Puting untuk menjaga hutan ini dan pekerja ini butuh upah. Jadi, sumbangan juga diperuntukan untuk mensejahterakan para pengelola di lokasi 'feeding' orangutan.
"Tidak hanya itu, sumbangan juga tentunya dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan orangutan dan keasrian hutan tempat mereka tinggal. Saya berterima kasih pada Sriwijaya Air Group untuk sumbangan yang diberikan dan semoga bisa dimaksimalkan untuk menjaga keberlangsungan hidup orangutan," ungkap Dr. Birute.
(Dinno Baskoro)