Viral Sekelompok Pria Jual Es Teh dan Wi-Fi di Aksi Gejayan Memanggil

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Senin 23 September 2019 20:02 WIB
Sekelompok pria jualan es teh dan wi-fi di tengah aksi Gejayan Memanggil (Foto: sepuranelur/Twitter)
Share :

Ribuan mahasiswa dari sejumlah universitas di Yogyakarta bergabung dalam aksi Gejayan Memanggil di kawasan Gejayan, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (23/9/2019).

Unjuk rasa yang menghebohkan jagat maya ini dilakukan untuk menuntut pembatalan revisi undang-undang yang dianggap rawan menjadi alat kriminalisasi dan masalah lainnya. Bahkan, sejak pagi tadi, tagar #GejayanMemanggil sempat menjadi trending topic di berbagai media sosial.

Selain dihiasi poster dan beragam spanduk yang berisikan kalimat-kalimat menohok, ternyata ada sebuah pemandangan unik yang tersisa dari aksi yang melibatkan warga dan pelajar tersebut.

 

(Foto: sepuranelur/Twitter)

Hal ini terkuak setelah akun Twitter @sepuranelur mengunggah foto ketika ia dan teman-temannya sedang asyik berjualan di tengah kerumunan massa. Pria yang diketahui bernama, Firstama Saka itu benar-benar memanfaatkan kesempatan itu untuk berjualan minuman dan menawarkan jaringan internet (WiFi) bersama ketiga temannya di tengah aksi Gejayan Memanggil.

Tanpa rasa segan, mereka menawarkan es teh manis sembari memegang sebuah poster putih yang bertuliskan keterangan menggelitik.

 

(Foto: rinokrismasurya/Twitter)

"S-Teh Rp5.000 + Rp2.000 = Free WiFi," tulis mereka.

Foto Firstama pun sontak mendadak viral, dan berhasil menarik perhatian netizen dari seluruh Indonesia. Tak sedikit yang memuji keputusan mereka untuk berjualan minuman di tengah aksi. Bagaimana tidak, cuaca pada siang hari ini memang terasa begitu menyengat hingga menusuk tulang.

"Banyak juga hikmahnya demo itu mas haha," tulis akun @Mrfeathermask.

"Nyuri kesempatan ditengah kepanasan. Marketingnya 100 ni," tulis akun @capstuf.

"Danus di tengah demo, sungguh tak terpikir," tulis akun @paskaliamonica.

Melihat antusiasme para netizen Indonesia, Firstama pun berjanji akan kembali berjualan dengan menu-menu terbaru bila ada aksi unjuk rasa susulan.

"Kabari kalo ada lagi, kami siap hadir dengan menu baru. Popcorn gurih segurih perilaku bbrp oknum DPR," cuitnya.

Aksi Gejayan Memanggil yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB itu pun dilaporkan berakhir damai pada pukul 16.00 WIB. Sebelum menutup aksi, massa melakukan pembacaan sejumlah tuntutan yang menyingggung penolakan pengesahan RKUHP, pembatalan UU KPK, dan penolakan Dwifungsi Polri.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya