"Hati berkontribusi untuk menghilangkan bakteri dari tubuh manusia. Ketika hati dipengaruhi oleh penyakit, seperti hepatitis, sirosis atau kanker, fungsinya akan menurun dan bakteri akan bertahan lebih lama dan karena itu berpotensi menyebabkan lebih banyak kerusakan," tutur dr Haydee.
"Satu bakteri, Fusobacterium nucleatum, berasal dari rongga mulut tetapi perannya dalam kanker hati tidak jelas. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut menyelidiki mikrobioma dan kanker hati," tambah dr Haydee WT Jordao.
Teori lain menjelaskan, risiko kanker yang lebih tinggi dipengaruhi terjadi pada peserta yang memiliki banyak gigi tanggal. Mereka cenderung mengubah pola makan mereka, mengonsumsi makanan yang lebih lembut dan kurang bergizi, dan pada gilirannya mempengaruhi risiko kanker hati.
(Martin Bagya Kertiyasa)