Curhat Jurnalis Aditya Eka Diejek Kingkong sejak Kecil hingga Kuliah

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Minggu 11 Agustus 2019 00:35 WIB
Curhat Aditya Eka jadi korban body shaming (Foto : @adiitoo18/Instagram)
Share :

Pesan untuk Korban Body Shaming

Menjadi korban body shaming membuat Adit sadar kalau lingkungan sosial memang keras dan sulit diubah jika tidak diberi contoh yang benar.

Meski demikian, Adit mengaku tidak pernah merasa dendam dengan pelaku body shaming. "Ya, kecuali buat orang-orang yang nggak kenal sebelumnya, tahu-tahu ngomongin berat badan kita, ingin aku judesin rasanya," ucap Adit lantas tertawa.

Adit juga berpesan pada para korban body shaming, jangan diambil hati, jangan langsung dimasukin ke hati segala hinaan itu. Ingat juga, namanya orang refleks. Dia menekankan, karena kita tahu sakitnya dibegituin, kita jangan sampai jadi orang-orang seperti itu.

"Dulu itu aku nggak punya kemampuan untuk mengeluarkan semua uneg-unegku. Jadi, setiap kali kepikiran akan hal apa pun, jatuhnya malah menghajar kesehatan pencernaanku. Psikosomatis gitu jadinya," papar Adit.

Dia menambahkan, cuma sejak 2015, dia coba belajar untuk mendengar, memahami, dan mengeluarkan apa saja yang mengganjal di hati. Itu yang kemudian membuat Adit merasa lebih plong. Bisa nerimo. "Intinya sekarang, jangan baperan," tambahnya.

Sedikit tambahan, Adit mengaku mulai mengendalikan pikiran dengan caranya sendiri. Adit belajar sendiri untuk bisa kontrol diri, karena jika tidak lambungnya yang akan kena dan percaya tidak percaya, jika pikiran negatif terlalu lama di pikirannya, Adit akan diare.

"Jadi, aku nyadar sendiri, kalau apa-apa aku baperin kemudian sampai aku simpen di hati, kasihan usus dan pencernaan aku. Kasihan lambung aku juga. So, ya, lebih baik jangan dipikirin," pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya