Sebagian orang masih menganggap kesehatan fisik adalah s
Seperti hasil penelusuran Okezone, Jumat (2/8/2019) Shafa Harris mengungkapkan kondisi dirinya yang mengalami depresi ini melalui sebuah potret swafoto dirinya yang dilengkapi oleh narasi keterangan foto cukup panjang, yang menggambarkan bagaimana ia berjuang melawan depresi yang ia alami selama beberapa tahun belakangan ini.
Dengan gamblang, dalam narasi yang sama dengan depresi yang ia alami, ia kerap merasa kosong dan bingung setiap kali bangun tidur. Bahkan tidak hanya itu, saking beratnya depresi yang ia derita, Shafa menjelaskan kala itu bagi dirinya yang namaya kematian seolah lebih menarik bagi dirinya dibanding menjalani kehidupan di dunia.
"Beberapa tahun belakangan terasa sangat berat, aku bangun setiap hari merasa bingung dan kosong, pikiranku menghancurkanku lebih dari apapun yang bisa, dan terkadang kematian sepertinya lebih menarik daripada hidup," tulis Shafa dalam keterangan berbahasa Inggris.
Dara cantik satu ini mengaku, seperti banyak penyintas depresi lainnya, niat untuk mengakhiri hidupnya alias bunuh diri pun terlintas di pikirannya. Tidak hanya sekali, bahkan niat untuk bunuh diri tersebut beberapa kali mampir di benak Shafa.
"Rasanya mematikan rasa sakit saja tidak cukup, jadi aku mencoba untuk mengakhiri rasa sakit ini dengan mencoba mengakhiri hidup, itu terjadi beberapa kali, dan aku sangat bersyukur Tuhan membuatku gagal (melakukannya)," lanjutnya.
Kini, walaupun berterus terang kepada publik soal kondisi kesehatan mentalnya bukanlah keputusan yang mudah. Di akhir tulisannya, Shafa menerangkan sekarang kondisi mental dirinya sudah jauh lebih baik, dirinya sudah jauh lebih bahagia.