"Terkadang jiwa2 kolonial itu tidak mau beralih dan belajar menjadi jiwa milenial," tulis akun @IndahMSanmo
Lalu, bagaimana solusi terbaik untuk mengatasi persoalan skripsi konvesional ini? Sejumlah netizen menganjurkan agar pihak kampus menghilangkan skripsi dari perkuliahan.
"Hapuskan skripsi!!!!!!!!!!!!!," tulis akun @ndaannis.
"Apa gunanya PDF, LAPTOP DAN PROYEKTOR? padahal skripsi bisa dijadiin pdf di hp trus baca...enggak perlu banyak kertas," tulis akun @Belalabela11.
"Dosen pembimbing should just start doing revisi on the soft file," tulis akun @butuhokane.
(Utami Evi Riyani)