Kemunculan tren kopi susu kekinian semakin memperketat persaingan bisnis minuman di Tanah Air. Dalam beberapa tahun terakhir, kopi seolah menjadi primadona di kalangan pencinta kuliner Nusantara, khususnya para generasi milenial. Hal tersebut rupanya berdampak pada perkembangan bisnis minuman lain seperti teh.
Para pengusaha dituntut untuk menciptakan inovasi baru untuk memanfaatkan teh sebagai minuman kekinian. Teh memang tidak sepopuler minuman kopi susu yang sedang naik daun. Bahkan, bagi sebagian orang teh identik sebagai minuman 'kuno' yang hanya digemari oleh orang tua.
Padahal, bila diolah dengan mencampurkan bahan baku lainnya, teh bisa menjadi minuman yang cocok untuk kaum milenial, serta mendatangkan keuntungan yang lebih bagi pengusaha bisnis kuliner seperti kafe maupun restoran.
Menurut Tea Master Ratna Somantri, untuk mempromosikan teh sebagai minuman masa kini bisa dimulai dengan menjalin komunikasi dengan konsumen. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengubah mindset konsumen bahwa teh tidak melulu identik dengan minuman 'berat'.
Teh yang memiliki banyak jenis juga dapat dieksplorasi menjadi kreasi minuman menarik yang cocok untuk kaum milenial.
"Pengusaha tidak perlu takut kehabisan ide karena teh jenisnya sangat beragam dan proses pembuatan teh kekinian juga tidak sulit," terang Ratna dalam diskusi Memaksimalkan Cuan dari Bisnis Non Kopi besutan Toffin Indonesia, di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).