Di sisi lain, direktur medis di CosmedicsUK, Dr. Ross Perry, mengatakan sifat obat pada lidah buaya belum dibuktikan secara teknis oleh penelitian ilmiah. "Aloe vera adalah obat herbal tradisional yang diyakini dapat mengurangi gejala terbakar sinar matahari. Sayang tidak ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaannya, tetapi ada bukti anekdotal yang mengungkapkan jika itu menenangkan dan aman serta memberikan rasa dingin," imbuhnya.
Meskipun bukti ilmiah yang mendukung penggunaan lidah buaya sebagai pengobatan untuk kulit terbakar masih kurang, banyak ahli profesional kesehatan yang masih merekomendasikannya. Tujuan penggunaan lidah buaya dimaksudkan untuk menenangkan kulit yang teriritasi.
"Lidah buaya dianggap memiliki segudang efek positif pada kulit, terutama kulit yang terbakar sinar matahari. Efektivitas klinis yang sebenarnya memang belum ditetapkan, tapi lidah buaya tidak berbahaya dan bisa membantu menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari. Jadi tidak ada salahnya untuk dicoba,” tandas Dr Natalie Spierings selaku konsultan dokter kulit di sebuah klinik kecantikan.
(Helmi Ade Saputra)