Para pencinta kuliner Indonesia tengah ramai membicarakan restoran terbaru hasil kolaborasi Gibran Rakabuming, Kaesang Pangarep, Arnold Poernomo, dan Randy Julius Kartadinata. Restoran berkonsep rice bowl ini diberi nama Mangkok Ku.
Melihat respons positif dari para netizen di media sosial, Okezone memutuskan untuk menyambangi langsung restoran Mangkok Ku di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (25/6/2019). Konon, seluruh menu yang ada di restoran ini diadaptasi dari resep hasil racikan Chef Arnold Poernomo.
Rasa penasaran pun semakin membuncah. Akan selezat apakah olahan rice bowl racikan sang juri MasterChef Indonesia itu?
Antrean panjang
Tepat pada pukul 15.00 WIB, tim Okezone sampai di depan pintu masuk restoran. Antrean panjang terlihat sudah memadati ruangan, sebagian besar meja juga sudah diisi para pengunjung.
Menurut pengakuan salah seorang karyawan, pada waktu sore menjelang malam hari adalah waktu tersibuk di restoran tersebut. Biasanya yang datang adalah anak-anak muda atau karyawan kantor yang baru pulang bekerja.
"Paling sibuk ya jam-jam segini. Antrean sudah mulai terlihat, dan akan terus bertambah sampai sekitar jam sembilan malam. Karena kita last order itu jam setengah sepuluh malam," tutur Dimas Muhammad Fadli, yang bertugas sebagai Penanggung Jawab Dapur Mangkok Ku.
Setelah menunggu selama kurang lebih setengah jam, tim Okezone akhirnya mendapat giliran untuk memesan makanan di meja kasir. Pilihan kami jatuh pada menu Mangkok Brisket Onion Saus with Onsen Egg (menu favorit pengunjung), dan Mangkuk Ox-Tounge Dabu.
Untuk minumannya, kami memesan dua botol kopi rasa gula jawa dan karamel. Minuman ini didistribusikan langsung dari usaha kuliner milik Kaesang Pangarep yang ia beri nama Ternakopi.
Desain interior
Sambil menantikan pesanan datang, kami memutuskan untuk berbincang ringan dengan salah satu founder Mangkok Ku, Randy Julius Kartanegara. Kepada Okezone, Randy menjelaskan bahwa mural atau gambar karikatur yang sering menjadi spot berfoto para pengunjung sebetulnya merupakan hasil karya mahasiswa UGM.
"Gambar itu hasil kerjasama dengan mahasiswa UGM. Hasilnya ternyata bagus dan banyak pengunjung yang berswafoto di depannya," terang Randy.
Sementara untuk restoran secara kesuluruhan, konsep yang diusung adalah minimalis dan open kitchen.
"Sengaja milih konsep ini karena memang lebih pas dan efisien. Pengunjung juga bisa menyaksikan proses memasak dan berinteraksi langsung dengan chef kami di Mangkok Ku," tambahnya.