GAYA hidup orang Jakarta dikenal sangat metropolitan dan beda banget dari daerah lainnya. Dari masa ke masa kebiasan sehari-harinya hampir senang hidup metroseksual.
Pastinya Anda peka atau bahkan pernah merasakannya. Terlebih buat kalangan mielnial yang seolah punya dunia sendiri hidup di ibu kota ini. Jakarta, untuk anak milenial memang nampaknya menjadi kota idaman.
Mau tahu seperti apa saja gaya hidup orang metropolitan yang tak pernah berubah sejak dulu? Dirangkum Okezone, Minggu (16/6/2019), berikut ulasan selengkapnya.
Nongkrong di coffee shop mahal
Menjamurnya coffe shop di Jakarta selalu tak pernah sepi pengunjung. Apalagi kedai kopi hypebeast seperti Starbucks. Bayangkan harga satu gelas signature drink-nya saja bisa lebih dari Rp50 ribuan.
Kalau nongkrong atau meeting ketemu klien, kedai kopi macam itu selalu diserbu orang Jakarta. Nah, jika dihitung sebulan, berapa ya jumlah pengeluaran uangnya?
Pantang pulang sebelum macet reda
Macetnya Jakarta memang sudah menjadi langganan sejak lama. Walau ada KRL, TransJakarta atau MRT yang lagi hits sekarang, jalanan masih macet. Penerapan sistem mobil berplat ganjil-genap di jalanan protokol pun tampaknya kurang mempan untuk meredakan kemacetan.
Nah, orang Jakarta yang bekerja di pusat ibu kota bahkan rela pulang malam ketika macet mereda. Anda begitu enggak?
Senang nongkrong sampai dini hari
Anak gaul Jakarta kurang kece rasanya kalau enggak nongkrong sampai pagi. Restoran fast food sampai kedai kopi 24 jam selalu ramai diserbu. Biasanya mereka sengaja keluar malam dan pulang menjelang Subuh. Kalau absen, pasti dinyinyirin teman satu genk-nya.
Pakai item branded
Banyak gerai-gerai fesyen branded yang tersebar di semua mal Jakarta. Gengsi orang Jakarta cukup besar, sehingga tak lengkap alias tidak nyaman kalau tidak berpenampilan keren.
Jadilah orang Jakarta wajib membeli pakaian, sepatu sampai tas branded yang melekat di tubuhnya. Sekalinya belanja, gesek pakai kartu kredit dengan total jutaan rupiah.